Sabtu, 09 Januari 2010

HEAD-T0-HEAD: Juventus - AC Milan

0
Juventus dan Milan merupakan klub Italia  yang paling sering meraih gelar. Meskipun kedua tim saat ini berada di bawah bayang-bayang Inter Milan, Juve dan Milan masih tetap pantas dilabeli tim terbaik di Italia. Pertemuan kedua tim selalu seru dan banyak dinanti-nanti, bukan hanya para fans mereka tapi juga penyuka sepakbola di seluruh dunia. 

Juve dan Milan akan bertemu di stadion Olimpico Turin, Minggu (10/1) waktu setempat. Faktanya, Juve sudah mengkoleksi 27 scudetto, sembilan Coppa Italia dan dua piala Liga Champions. 

Sedangkan Milan meraih 17 scudetto, lima Coppa Italiadan tujuh piala Liga Champions. Inter memang juga sudah meraih 17 scudetto, tapi satu gelar yang mereka dapatkan merupakan ‘limpahan’ dari Juve yang gelarnya dicabut karena kasus calciopolli. 

Di Eropa, Inter jelas masih kalah jauh dibandingkan Milan karena baru dua kali menjuarai Liga Champions, itu pun saat masih memakai format lama di tahun 1960-an.

Di Serie A musim ini, Milan dan Juve masih bersaing dengan Inter buat meraih scudetto. Rossoneri sedikit lebih unggul karena sudah mengkoleksi 34 poin dari 17 pertandingan, sedangkan Juve mengumpulkan 33 poin dari 18 pertandingan. Kalau Milan berhasil menang, maka mereka akan unggul empat poin dari La Vecchia Signora dengan masih menyimpan satu pertandingan.

Bianconeri yang sempat menurun performanya, sudah mulai bangkit pada pertengahan pekan ini setelah mengalahkan tuan rumah Parma 2-1. Milan juga tak kalah gemilang, mereka berhasil mengalahkan Genoa 5-2.  Posisi pelatih Ciro Ferrara yang sedang terancam pemecatan bisa semakin rawan kalau ia gagal membawa timnya meraih kemenangan. 

Sedangkan Milan akan cukup puas kalau bisa meraih satu poin, meskipun mereka tentunya mentargetkan kemenangan.
Cederanya sejumlah pemain andalan bisa membuat Ferrara kesulitan menyusun tim terbaiknya. Leonardo juga mengalami masalah yang hampir sama, namun beberapa pemain kuncinya seperti Pirlo, Gattuso dan Nesta berada dalam kondisi fit dan punya pelapis yang cukup mumpuni. 

Kedatangan David Beckham yang langsung bermain mempesona saat diturunkan menghadapi Genoa, semakin membuat Leonardo percaya diri. Milan memang sedikit lebih diunggulkan tapi mereka tetap tidak boleh lengah karena Juve bisa saja bangkit kembali kalau bertemu dengan rival utamanya. Terbukti, mereka sudah berhasil mengalahkan Inter di musim ini. Jadi, hasil draw sepertinya akan terjadi.

Empat Pertemuan Terakhir
10 Mei 2009: Milan 1-1 Juventus
14 Desember 2008: Juventus 4-2 Milan
12 April 2008: Juventus 3-2 Milan
1 Desember 2007: Milan 0-0 Juventus

Lima Gim Terakhir

Juventus
6 Januari 2010: Menang atas Parma (Tandang) 2-1
20 Desember 2009: Kalah dari Catania (Kandang) 2-1
12 Desember 2009: Kalah dari Bari (Tandang) 3-1
8 Desember 2009: Kalah dari Bayern Munchen (Kandang) 4-1
5 Desember 2009: Menang atas Inter (Kandang) 2-1

Milan
6 Januari 2010: Menang atas Genoa (Kandang) 5-2
13 Desember 2009: Kalah dari Palermo (Kandang) 2-0
8 Desember 2009:  Draw dengan FC Zurich (Tandang) 1-1
5 Desember 2009: Menang atas Sampdoria (Kandang) 3-0
29 November 2009: Menang atas Catania (Tandang) 2-0

Kekuatan Tiap Lini

Penjaga gawang
Di posisi ini Juve sebenarnya sedikit lebih unggul karena mereka punya Gianluigi Buffon, salah satu kiper terbaik dunia. Namun belakangan ini performa Buffon tidak sedang dalamperforma terbaiknya. Ia bahkan kemungkinan tidak bisa diturunkan karena belum pulih dari cedera. 
Posisinya akan digantikan Alex Manninger. 

Secara teknis, kemampuan Manninger masih di bawah Buffon, tapi ia biasanya tampil bagus dan konsisten selama menggantikan peran Buffon. Sementara Milan masih mengandalkan kiper veteran Nelson Dida. Performa Dida memang masih bagus dan sigap, tapi terkadang melakukan kesalahan elementer yang bisa berakibat fatal bagi timnya. 

Belakang
Duo Fabio Cannavaro dan Giorgio Chiellini bakal jadi tembok tangguh bagi timnya, terutama Chiellini yang semakin matang dan tangguh. Cannavaro bisa menjadi titik lemah kalau mengalami masalah dengan kecepatan. 

Sementara Fabio Grosso harus berhati-hati karena kebiasaannya membantu penyerangan bisa membuat lubang di sisi kiri pertahanan Juve.
Milan kemungkinan tidak bisa diperkuat Massimo Oddo dan Gianluca Zambrotta yang masih terkena cedera. 

Namun mereka masih bisa tenang karena punya duet bek tangguh yang baru, Thiago Silvadan Alessandro Nesta. Begitu juga dengan bek sayap Antonini yang semakin menyatu dengan tim. Di lini pertahanan, kekuatan kedua tim cukup seimbang.

Tengah
Juve rasanya masih akan menurunkan Diego dan Felipe Melo di lini tengah, meskipun keduanya dianggap kurang memberikan kontribusi maksimal. Namun mereka masih kehilangan Mauro Camoranesi yang sangat berpengaruh untuk membangun serangan dari sektor sayap. 

Kembalinya Salihamidzic dan melambungnya performa Marchisio membuat Ferrara bisa berharap serangan di sisi kanan dan kiri bisa lebih maksimal. Sementara Milan kemungkinan besar akan kehilangan Seedorf yang terkena cedera. Situasi tersebut sepertinya membuat Leonardo akan kembali menurunkan Beckham sebagai starter. Umpan-umpan terukur Becks akan membuat lini tengah Milan semakin hidup. 

Sedangkan trio Gattuso-Ambrosini-Pirlo, tetap solid dan kompak menyeimbangkan pertahanan dan penyerangan timnya. Kekuatan di lini tengah bisa dibilang seimbang, namun secara mental Milan lebih berada diatas angin apalagi dengan kehadiran Becks yang langsung tampil bagus di gim perdananya.

Depan
Amauri sepertinya akan menjadi pilihan utama Ferrara di lini depan, menyusul cederanya Iaquinta dan Trezeguet. Del Piero mungkin saja diturunkan tapi mungkin sebagai pemain pengganti. Juve memang sedang mengalami krisis di sektor penyerang, apalagi Amauri belum seproduktif musim lalu. 

Sementara Milan justru sedang subur karena banyak pilihan di sektor ini. Marco Borriello mulai rajin mencetak gol, begitu juga dengan Ronaldinho. Mereka juga masih punya  Inzaghi dan Huntelaar. Hanya Pato yang belum bisa tampil karena masih dalam masa pemulihan cedera.  Di sektor ini, Milan lebih unggul.

Kemungkinan susunan pemain
Juve (4-4-1-1):  Manninger; Grygera, Cannavaro, Chiellini, Grosso, Salihamidzic, Felipe Melo, Poulsen, Marchisio, Diego, Amauri
Milan (4-3-3): Dida; Abate, Nesta, Thiago Silva, Antonini, Gattuso, Ambrosini, Pirlo, Beckham, Ronaldinho, Borriello

Jelang Juve vs Milan Beckham Starter Lagi

0



Milan - Tampil mumpuni di laga melawan Genoa tengah pekan ini, David Beckham kembali mendapatkan kepercayaan dari allenatore AC Milan, Leonardo. Beckham dikabarkan masuk daftarstarting eleven lagi.

Tampilnya Beckham sebagai starter dalam laga melawan Genoa tak lepas dari cederanya Clarence Seedorf dan Alexandre Pato. Ia pun diplot menjadi salah satu penyerang bersama Ronaldinho dan Marco Borriello dalam formasi 4-3-3 yang diracik Leonardo.

Hasilnya pun terbilang bagus. Beckham, bersama Dinho dan Borriello, berkontribusi besar dalam lima gol yang dilesakkan Rossoneri ke gawang Genoa. Wajar apabila kerjasama ketiganya dipercaya kembali untuk menghadapi Juve akhir pekan ini, demikian dilansirReuters.

Pato dan Seedorf masih belum bisa diturunkan lantaran harus beristirahat setidaknya selama dua pekan. Hal ini bisa menjadi kesempatan bagi Beckham untuk unjuk taji sesering mungkin.

Selain Pato dan Seedorf, Milan juga tak akan diperkuat oleh bek Gianluca Zambrotta. Sementara dari kubu Bianconeri ada beberapa pilar yang juga tak bisa diturunkan.

Skuad arahan Ciro Ferrara itu tak akan diperkuat David Trezeguet, yang harus absen selama 40 hari, Gianluigi Buffon dan Mauro Camoranesi. Sedangkan Vincenzo Iaquinta yang sempat dibekap cedera lutut sudah melakukan latihan ringan dan kemungkinan bisa dimainkan.





Lawan Juve, Milan tanpa Pato, Seedorf, dan Zambrotta

0



MILAN — AC Milan terancam tidak diperkuat Alexandre Pato, Clarence Seedorf, dan Gianluca Zambrotta saat menghadapi Juventus dalam duel lanjutan Serie-A, akhir pekan ini. Menurut situs resmi Milan, ketiga pemain itu mengalami cedera paha dan sulit diharapkan pulih pada hari-H.

"Otot paha kanan Seedorf terkilir. Zambrotta mengalami masalah dengan tendon yang berhubungan dengan otot soleus di paha kanannya. Keduanya diprediksi pulih dalam 10-15 hari mendatang," kata Milan.

"Pato mengalami memar di paha kanannya dan kondisinya akan dievaluasi dalam beberapa hari mendatang," lanjut pernyataan tersebut.

Tanpa ketiga pemain ini, Milan akan menghadapi Juventus dengan formasi dan komposisi seperti ketika menghajar Genoa 5-2, dalam lanjutan Serie-A, Rabu (6/1/2010). Saat itu, dalam formasi 4-3-3, Milan menampilkan trisula David Beckham, Ronaldinho, dan Marco Boriello di lini depan dan trio Andrea Pirlo, Massimo Ambrossini, dan Gennaro Gattuso di barisan tengah.

Nesta: Juventus Terbebani Diri Sendiri

0



MILAN - Bek AC Milan, Alessandro Nesta, mengatakan, mengingat Milan memiliki satu laga tunda dan unggul satu angka dari Juventus di klasemen Serie-A, beban berada di kubu "Si Nyonya Tua" saat kedua kubu bertemu dalam lanjutan Serie-A, di Turin, Minggu (10/1/2010). Pasalnya, dalam situasi krusial ini, Juventus dituntut mempertanggungjawabkan pemborosan mereka di bursa transfer silam dengan memenangi duel itu.

Pembelian terbesar Juventus adalah Diego dan Felipe Melo. Untuk kedua pemain itu, Juventus mengelaurkan uang tak kurang dari 44 juta poundsterling atau sekitar Rp 647 miliar. Namun, hingga saat ini, keduanya belum terbukti mampu mendongkrak performa Juventus. 

Saat ini Juventus berada di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 33 poin, atau kalah sembilan poin dari Inter Milan di puncak klasemen. Untuk bisa mendekati Inter, mereka harus melewati adangan Milan. Mereka akan mencoba memanfaatkan status tuan rumah untuk meredam moral Milan dan merebut kemenangan.

Nesta tak mendebat optimisme Juventus. Namun, menurutnya, melakoni laga besar di kandang sendiri dalam kondisi tim belum konsisten justru akan menempatkan Juventus kepada masalah. Pasalnya, mereka harus memberi bukti kepada pendukung bahwa investasi mereka melahirkan kemenangan. 

Di sisi lain, Juventus tak lagi bisa berharap mengandaskan Milan dengan mudah. Menurut Nesta, Milan sekarang berbeda dari Milan yang tampak berantakan di beberapa laga awal musim. Ia bahkan mengingatkan Juventus untuk menyiapkan diri sebaik mungkin, karena Milan sangat berambisi merebut tiga angka dari Turin.

"Mungkin, pembelian pemain memberikan sedikit tekanan kepada mereka karena setiap orang berharap lebih dan karena uang yang telah mereka keluarkan. Ini akan menjadi (pertandingan) yang sangat penting karena bila menang, kami mengambil poin dari Juventus. Setelah awal yang (buruk), kami telah membuktikan tim ini (Milan) masih kompetitif," tandasnya
Loading...