Rabu, 20 Januari 2010

Milan Korbankan Huntelaar demi Dzeko

0


WOLFSBURG — Agen Edin Dzeko, Silvano Martina, mengungkapkan, AC Milan siap mengorbankan Klaas-Jan Huntelaar. "I Rossoneri" siap memberikan Klaas-Jan Huntellaar demi mendapatkan Dzeko.

Sudah bukan menjadi rahasia lagi, Milan kebelet mendapatkan Dzeko. Sejak awal musim, "Il Diavolo Rosso" berjuang keras demi mendapatkan penyerang asal Bosnia ini. Namun, Milan harus gigit jari setelah Wolfsburg tak memberikan lampu hijau kepadanya.

Jelang bursa transfer musim dingin, Dzeko kembali "menggoda" Milan. Ia menyatakan tertarik bergabung dengan klub impiannya tersebut. Dan, Milan serius menanggapinya dengan mengajukan tawaran sebesar 22 juta euro.

Matina mengungkapkan, daripada Chelsea, Milan memang lebih tertarik mendapatkan kliennya. Bahkan, masih menurut Martina, Milan rela menyerahkan Huntelaar demi memboyong kliennya ke San Siro.

"Itu benar, Huntelaar akan bertukar klub. Namun, saya tidak tahu apakah Dzeko akan mengambil kesempatan ini atau tidak. Milan benar-benar telah membuat permintaan, tetapi untuk saat ini baru sebatas rumor. Chelsea? Saya pikir tidak (berminat)," ungkap Martina.

Meskipun demikian, Milan harus mengucurkan dana yang kelewat mahal untuk mendapatkan Dzeko. Menurut sang agen, saat ini Dzeko dibanderol 40 juta euro (sekitar Rp 527 miliar).

"Harganya sangat mahal. Dia memiliki klausul sebesar 40 juta euro," pungkasnya.

Muntari: Kami Tidak Takut Milan!

0



MILAN - Penampilan cantik yang ditunjukkan AC Milan dalam beberapa pekan terakhir tidak membuat gentar gelandang Inter Milan Sulley Muntari. Muntari justru termotivasi untuk mematahkan performa indah rival sekotanya itu padaDerby della Madoninna, Minggu (24/1/2010).
Milan memang sedang dalam keadaan on fire usai merebut sembilan kemenangan dalam 11 partai terakhirnya di Serie-A. "I Rossoneri" juga mencetak 12 gol dalam tiga pertandingan terakhir dan hanya kemasukan dua gol.
Presiden Inter Massimo Moratti pun sedikit khawatir dengan grafik penampilan Milan yang terus menanjak. Namun, Muntari tak peduli dengan itu semua.
"Kami tidak takut kepada siapa pun," kata Muntari kepada La Gazzetta dello Sport. "Betul, permainan Milan memang sangat meningkat akhir-akhir ini. Mereka sedang dalam kondisi baik. Akan tetapi, kami sangat termotivasi pada pertandingan minggu ini."
Muntari kemungkinan hanya muncul di Giuseppe Meazza sebagai pemain cadangan karena cederanya masih belum memungkinkan untuk bermain penuh. Inter juga kehilangan beberapa pemain pilar seperti Cristian Chivu dan Marco Materazzi.

Mourinho Minta Derbi Diundur

0


MILAN - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, meminta pengelola liga memundurkan duel "Derby della Madonnina", yang menurut jadwal akan dihelat Minggu (24/1/2010). Ini merupkan bentuk protes kepada pengelola Serie-A yang memundurkan jadwal duel AC Milan versus Udinese, yang seharusnya digelar Rabu (20/1/2010).

Hari Jumat lalu, Wakil Presiden Milam, Adriano Galliani, meminta Presiden Liga, Maurizio Beretta, memindah jadwal pertandingan mereka melawan Udinese. Dengan begitu, Milan akan memiliki waktu menyiapkan derbi selama sepekan penuh. Beretta mengabulkan permintaan Galliani.

Menurut Mourinho, ia juga memiliki alasan yang lebih masuk akal untuk meminta penundaan derbi. Selain karena ketiadaan Samuel Eto'o yang harus bermain di Piala Afrika 2010 Angola, Inter juga memiliki empat gelandang yang cedera.

"Mr Beretta, saya kehilangan Samuel Eto'o yang tampil di Piala Afrika dan empat gelandang kami cedera. Saya tak ingin memainkan derbi hari Minggu. Saya akan memberi tahu nomor telepon saya dan kita akan bicara," ujar Mourinho kepada Football Oscar.

Sementara itu, Presiden Inter, Massimo Moratti, menilai, pernyataan Mourinho hanya gurauan dan tak perlu dianggap serius. Meski kecewa dengan keputusan pengelola Serie-A, ia meminta pasukannya untuk menyiapkan diri sebaik mungkin.

"Mourinho membuat gurauan yang sangat sederhana. Namun itu hanya lelucon. Lagi pula, ia tak akan bercanda lagi. Saya sendiri telah bicara kepada Beretta. Kita akan lihat apakah kami bisa menemukan solusi," ujar Moratti.

"Tak ada sesuatu yang buruk dalam segalanya dan selalu ada kedamaian dalam diri kami. Perbedaannya ada pada kenyataan bahwa tanggal-tanggal itu telah diubah pada detik-detik terakhir. Kami berada pada susunan ini untuk memahami apa yang bisa kami lakukan," tambahnya.

Huntelaar Ingin Segera Tinggalkan Milan

0


MILAN - Penyerang Belanda dan AC Milan, Klaas-Jan Huntelaar, mengatakan, ia berpikir meninggalkan San Siro di jendela transfer kedua, Januari ini, dan pindah demi mendapat jam terbang lebih baik. Namun, karena masih ingin membuktikan diri di Milan, ia hanya ingin pindah sebagai pemain pinjaman.

Huntelaar pindah dari Real Madrid ke Milan, akhir musim ini. Saat itu, ia sulit mendapat jatah tampil reguler karena pelatih Leonardo ingin berkonsolidasi dengan skuad lama. Namun, ketika Milan sudah kembali kepada performa terbaik, Leonardo tetap tak memberi tempat kepada Huntelaar, dengan alasan ingin menjaga konsistensi.

Menurut Huntelaar, ia sudah menemui direktur Milan dan mengatakan dirinya butuh jam terbang reguler untuk menjamin posisinya di tim nasional Belanda untuk Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Namun, ia kecewa karena hanya mendapat janji manis yang tak kunjung terealisasi.

"Aku berpikir soal hengkang. Ketika aku bicara kepada para direktur klub, mereka menjaminku dan mengatakan mereka percaya kepadaku. Aku bermain sedikit dan ingin lebih. Ini penting karena manajer timnas kami berkali kali menegaskan bahwa kami harus bermain reguler di klub supaya masuk timnas," paparnya.

"Itu tak terjadi kepadaku (tak tampil reguler). Aku masih ingin bertahan dalam sebuah liga yang penting untuk membuktikan bahwa aku adalah bagian Milan. Aku ingin pergi sebagai pemain pinjama dan kemudian kembali ke sini," lanjutnya.

Sejak Serie-A musim ini bergulier, Huntelaar hanya bermain sebanyak sebelas kali, dengan enam di antaranya sebagai pemain pengganti dan tak sekalipun tampil penuh.

Gilardino Terinspirasi oleh Inzaghi

0



FIRENZE - Striker Fiorentina Alberto Gilardino mengaku bahwa ia banyak belajar dari Filippo Inzaghi ketika keduanya masih bermain di AC Milan.

Gilardino dan Inzaghi pernah bermain bersama di San Siro pada 2005-2008. Setelah kepergian Andriy Shevchenko ke Chelsea pada 2006, keduanya kerap menjadi andalan Carlo Ancelotti di lini depan Milan.
Sayang, performa Gilardino menurun pada 2008. Ia kerap dikritik karena jarang mencetak gol untuk "I Rossonerri". Ia kemudian pindah ke Fiorentina dan, bersama Adrian Mutu, menjadi pasangan striker maut di Serie A musim lalu. Mereka menyingkirkan AS Roma dari zona Liga Champions.
Musim ini, pemain yang akrab dipanggil Gila ini sudah mencetak sembilan gol untuk "La Viola" dan membawa timnya ke fase kedua Liga Champions. Ia sangat yakin bahwa ia memang sudah ditakdirkan menjadi striker hebat seperti halnya Inzaghi dan pemain legendaris Italia Paolo Rossi.
"Aku telah belajar sesuatu dari Pippo saat berada di lapangan," katanya. "Paolo Rossi pernah mencetak lima gol, saat ulang tahunku (5 Juli). Aku selalu mengingat itu dengan penuh kegembiraan."
Pippo sendiri kini sudah jarang dimainkan di Milan. Namun, pemain yang sudah mengoleksi lebih dari 300 gol itu masih kerap menunjukkan ketajamannya.
Loading...