Selasa, 30 Maret 2010

Milan Tertarik Torres

0

AC Milan akan mendekati Fernando Torres musim panas ini.

Menurut Il GiornoAC Milan siap mendekati penyerang andalan Liverpool, Fernando Torres.

Pendekatan serius akan dilancarkan Milan, yang memang sudah lama meminati Torres, musim panas ini.

Torres tidak puas dengan prestasi yang diraihnya selama ini di Anfield dan sudah menyatakan niat bermain untuk Milan. Penyerang internasional Spanyol ini bahkan bersedia melakukan pemotongan gaji demi mewujudkan keinginan bermain di Italia.

Milan mengincar pembenahan di sektor lini depan. Striker Vfl Wolfsburg Edin Dzeko kembali diminati, tapi banderol €40 juta membuat Milan mundur teratur.

Belum ada konfirmasi resmi dari Milan, Liverpool, ataupun Torres perihal informasi ini.

Senin, 29 Maret 2010

Klasemen Liga Italia Seri A

0


Seri A
No.
KlubMMSKSGNilai
1.Inter31189458 - 2863
2.AS Roma31188556 - 3562
3.AC Milan31179549 - 2960
4.Palermo31149846 - 3851
5.Napoli311212743 - 3548
6.Juventus311461150 - 4848
7.Sampdoria31139938 - 3748
8.Fiorentina311351343 - 3644
9.Genoa311281151 - 5144
10.Bari3111101037 - 3643
11.Cagliari311171348 - 4740
12.Parma3110101131 - 3940
13.Chievo321081427 - 3038
14.Catania308111134 - 3535
15.Bologna31981433 - 4335
16.Lazio317121227 - 3333
17.Udinese31881538 - 4932
18.Atalanta31781630 - 4229
19.Siena31681732 - 5326
20.Livorno31671822 - 4825

Leonardo: Milan Masih Favorit

0

Milan - Bermain imbang dengan Lazio tak membuat AC Milan pesimistis. Leonardo yakin kalau di tujuh pertandingan sisa segala kemungkinan bisa terjadi, termasuk peluangRossoneri meraih Scudetto.

"Dalam tujuh pertandingan segala hal masih mungkin terjadi. Apakah Roma atau Inter menjadi favorit Scudetto? Milan," seru Leonardo penuh keyakinan usai pertandingan seperti dikutip dari Football Italia.

Milan punya kesempatan merapatkan jarak dengan puncak klasemen menjadi hanya satu poin jika bisa memetik hasil maksimal saat menjamu Lazio. Meski sempat unggul lebih dulu, Clarence Seedorf dkk akhirnya harus puas dengan tambahan satu poin usai bermain sama kuat 1-1.

Dengan masih ada tujuh pertandingan tersisa, peluang Milan menjadi juara secara matematis memang masih terbuka. Inilah yang menjadi dasar keyakinan Leonardo untuk bisa menyalip Inter dan Roma di penghujung kompetisi nanti.

"Ini musim yang aneh dengan banyak kejutan terjadi terkait performa dan hasil yang didapat. Sulit memprediksi banyak hasil pertandingan. Di tujuh pertandingan tersisa, segala hal bisa terjadi, bahkan sesuatu yang luar biasa," lanjut pria asal Brasil itu.

Leonardo dan Milan boleh saja merasa optimistis dengan peluangnya menjadi juara. Yang pasti dia tetap harus waspada karena perjuangan Diavolo Rosso di tujuh pekan tersisa lebih sulit dibanding dua kandidat lainnya.

Milan masih harus melakukan lawatan ke Cagliari (11), Sampdoria (7), Palermo (4) dan Genoa (9). Sementara di San Siro mereka akan menjamu Catania (14), Fiorentina (8) serta Juventus (6).

"Kami punya tujuh pertandingan tersisa dalam tujuh pekan dan itulah untuk kali pertama kami berada dalam situasi itu. Inter memiliki skuad yang membuat mereka bisa menghadapi beberapa kompetisi sementara Roma dalam kondisi yang sangat baik saat ini. Tapi kami juga meraih banyak kemenangan secara beruntun beberapa pekan lalu," pungkas Leonardo.

Leo Pertanyakan Penyelesaian Akhir

0

Milan - AC Milan gagal memetik kemenangan saat menjamu Lazio. Selain kecewa karena gagal mendekati puncak klasemen, Leonardo juga dibuat kesal dengan penyelesaian akhir anak didiknya.

Sempat unggul lebih dulu melalui penalti Marco Borriello, Milan harus puas dengan tambahan satu poin saat menjamu Lazio di pekan 31 Liga Italia. Gawang Dida bobol oleh Stephan Lichtsteiner memanfaatkan kesalahan pemain belakang Rossoneri yang gagal membuang bola dengan sempurna sebelum turun minum.

Hasil imbang tersebut membuat Milan makin tercecer dalam persaingan dengan Inter Milan dan AS Roma untuk meraih Scudetto. Yang juga disesalkan Leonardo adalah banyaknya peluang yang gagal diselesaikan menjadi gol oleh striker-strikernya.

Milan memang mendominasi lawannya, terutama di babak kedua. Beberapa peluang matang, yang diantaranya dimiliki Borriello, Ignazio Abate hingga Luca Antonini dan Clarence Seedorf.

"Yang hilang dari kami malam ini adalah soal penyelesaian, tapi di babak kedua kami sungguh dekat dengan kemenangan. Hari ini kami tak tampil dengan performa alami kami, tapi tim ini tetap sabar berusaha di lapangan," sahut Leonardo di Football Italia.

Milan sendiri tampil tidak dengan kekuatan penuh dalam laga tersebut menyusul absennya Andrea Pirlo dan Ronaldinho yang terkena sanksi larangan bemain. Sementara Alexandre Pato, Alessandro Nesta dan Klaas-Jan Huntelaar out karena hantaman cedera.

Diimbangi Lazio, Milan Makin Tercecer

0

Milan - AC Milan membuang peluang merapatkan jarak dengan puncak klasemen. Menjamu Lazio di San Siro, Senin (29/3/2010) dinihari WIB, Rossoneri diimbangi 1-1 dan makin tercecer dari perebutan Scudetto.

Di depan pendukungnya sendiri, Milan sesungguhnya lebih dulu membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Marco Borriello di menit 18. Namun Lazio mampu menyamakan kedudukan di menit 32 melalui Stephan Lichtsteiner.

Tambahan satu poin membuat Diavolo Rosso total mengumpulkan 60 poin dan bertahan di posisi tiga klasemen. Milan layak menyesali hasil tersebut lantaran mereka kehilangan kesempatan untuk merapat ke puncak klasemen, yang kini masih dimiliki Inter Milan (63 poin).

Milan sesungguhnya punya peluang meramaikan perebutan Scudetto jika bisa memenangi laga tersebut karena mereka akan memiliki poin yang sama dengan AS Roma (62). Dengan tujuh pertandingan tersisa di Seri A, peluang Rossoneri untuk menggusur dua klub di atasnya kini semakin berat

Hasil imbang ini sekaligus membuat Milan gagal menang dalam tiga laga terakhir. Clarence Seedorf dkk sebelumnya berturut-turut diimbangi Napoli dan kalah mengejutkan atas Parma.

Jalannya Pertandingan

Milan sudah membuka peluang di menit kedua laga saat tendangan Clarence Seedorf menyambut umpan Abate terlalu lemah hingga mudah diantisipasi kiper lawan. Dominasi tuan rumah berlanjut melalui kerjasama Seedorf dan Borriello yang kembali gagal dituntaskan menjadi gol.

Kans emas Rossoneri membuka keunggulan kembali datang di menit 17. Mendapat umpan dari Abate, Borriello memilih untuk melanjutkan bola pada Seedorf. Mengarahkan bola lengkung ke sudut gawang, Milanisti kembali harus kecewa karena si kulit bundar berhasil ditepis dengan baik oleh kiper Fernando Muslera.

Gempuran Milan ke pertahanan Lazio akhirnya membuahkan hasil di menit 19, saat Mathieu Flamini dijatuhkan di kotak penalti. Sepakan Borriello yang maju sebagai eksekutor sesungguhnya bisa dibaca Musrela, namun bola yang datang dengan deras tak bisa dibelokkan ke luar gawang. Milan unggul 1-0.

Dalam posisi tertinggal, Lazio tampil mengganas. Mengandalkan kecepatan Tommaso Rocchi, Mauro Zárate dan Stephan Lichtsteiner, tim tamu benar-benar membuat barisan belakang Milan pantang-panting.

Setelah beberapa peluang tercipta, Lazio akhirnya benar-benar menyamakan kedudukan. Lichtsteiner menjebol gawang Dida memanfaatkan kesalahan Antonini yang tak sempurna membuang bola crossing dari sisi kanan pertahanan Milan. Bola liar di muka gawang diserobot pesepakbola Swis itu.

Milan bahkan nyaris balik tertinggal beberapa menit kemudian saat Dida salah mengantisipasi bola tendangan bebas. Bola yang ditinju kiper Brasil itu sambil menjatuhkan diri ternyata tak melayang jauh dan justru jatuh ke kaki Zarate. Milan beruntung Zarate sempat kesulitan mengontrol bola yang membuat Dida bisa cepat memperbaiki kesalahannya dengan mempersempit ruang tembak sang striker.

Di awal babak kedua Milan kembali langsung menyengat. Salah satu kesempatan terbaik yang dimiliki Rossoneri di awal-awal paruh kedua tersebut adalah akselerasi Antonini ke dalam kotak penalti dan berlanjut dengan tendangan keras yang membentur mistar gawang.

Memasuki menit 66 kesempatan lain mendatangi Milan. Menerima umpan dari Antonini di sisi kanan pertahanan Lazio, Inzaghi mengirim umpan silang pada Borriello di kotak penalti. Namun kerjasama tersebut tak berakhir manis karena sepakan sang striker melayang tinggi di atas gawang.

Berada dalam tekanan Milan, Pasukan Biru Langit masih sempat menebar ancaman. Lolos dari jebakan offside dan pengawasan bek Milan, Andre Dias dengan leluasa menerima umpan tendangan bebas. Milan beruntung bola yang dipantulkan Diaz melayang tinggi meski dia cuma berdiri sekitar dua meter dari mulut gawang.

Delapan menit sebelum bubaran Milan lagi-lagi membuang peluang. Memotong bola backpass yang disundul Aleksandar Kolarov ke Musrela, Abate kurang tenang mengarahkan bola ke gawang yang kosong. Sepakannya sambil membalikkan badan membuat bola melayang jauh dari bidang sasaran.

Tiga menit masa injury time yang diberikan wasit tetap gagal dimanfaatkan kedua kesebelasan untuk mencetak gol. Akhir laga Milan vs Lazio bertahan di angka 1-1.

Susunan Pemain

Milan: Dida; Zambrotta (Jankulovski 77), Thiago Silva, Favalli, Antonini; Abate, Ambrosini, Flamini; Seedorf; Borriello, Inzaghi (Zigoni 77)

Lazio: Muslera; Dias, Stendardo, Radu; Lichtsteiner (Biava 88), Brocchi, Ledesma, Mauri, Kolarov; Zarate (Foggia 83), Rocchi (Cruz 56). 

Jumat, 26 Maret 2010

Jadwal Pertandingan Terakhir

0



NoTanggalLapanganPertandinganSkor
1Senin, 29/03/2010San SiroAC Milan vs Lazio- - -
2Minggu, 28/03/2010Armando PicchiLivorno vs Bari- - -
3Minggu, 28/03/2010Stadio Marc Antonio BentegodiChievo vs Parma- - -
4Minggu, 28/03/2010Artemio FranchiSiena vs Genoa- - -
5Minggu, 28/03/2010San PaoloNapoli vs Catania- - -
6Minggu, 28/03/2010Stadio Olimpico Grande TorinoJuventus vs Atalanta- - -
7Minggu, 28/03/2010Stadio Luigi FerrarisSampdoria vs Cagliari- - -
8Minggu, 28/03/2010Stadio Artemio FranchiFiorentina vs Udinese- - -
9Minggu, 28/03/2010Renzo BarberaPalermo vs Bologna- - -
10Minggu, 28/03/2010Stadio OlimpicoRoma vs Inter- - -
11Kamis, 25/03/2010San PaoloNapoli vs Juventus6 - 2
12Rabu, 24/03/2010Atleti Azzurri d'ItaliaAtalanta vs Cagliari3 - 1
13Rabu, 24/03/2010Stadio Luigi FerrarisGenoa vs Palermo2 - 2
14Rabu, 24/03/2010Stadio Giuseppe MeazzaInter vs Livorno3 - 0
15Rabu, 24/03/2010San NicolaBari vs Sampdoria2 - 1
16Rabu, 24/03/2010Stadio Ennio TardiniParma vs AC Milan1 - 0
17Rabu, 24/03/2010Stadio Angelo MassiminoCatania vs Fiorentina1 - 0
18Rabu, 24/03/2010Stadio OlimpicoLazio vs Siena2 - 0
19Rabu, 24/03/2010Renato Dall'AraBologna vs Roma0 - 2
20Rabu, 24/03/2010Stadio FriuliUdinese vs Chievo0 - 0

Klasemen Liga Italia Seri A

0

Seri A
No.
KlubMMSKSGNilai
1.Inter30189357 - 2663
2.AS Roma30178554 - 3459
3.AC Milan30178548 - 2859
4.Palermo30139843 - 3748
5.Sampdoria30138937 - 3647
6.Napoli301112742 - 3545
7.Juventus301361148 - 4745
8.Genoa301271151 - 5143
9.Bari301191036 - 3542
10.Fiorentina301251339 - 3541
11.Cagliari301161347 - 4639
12.Parma301091131 - 3939
13.Chievo301071327 - 2937
14.Catania308111134 - 3535
15.Bologna30981332 - 4035
16.Lazio307111226 - 3232
17.Udinese30881437 - 4532
18.Atalanta30781529 - 4029
19.Siena30671732 - 5325
20.Livorno30661821 - 4724

Jadwal Pertandingan Liga Italia

0


TanggalPertandinganSkor
24/03/10Atalanta vs Cagliari3-1
24/03/10Bari vs Sampdoria2-1
24/03/10Bologna vs AS Roma0-2
24/03/10Catania vs Fiorentina1-0
24/03/10Genoa vs Palermo2-2
24/03/10Inter Milan vs Livorno3-0
24/03/10Lazio vs Siena2-0
24/03/10Parma vs AC Milan1-0
24/03/10Udinese vs Chievo0-0
24/03/10Napoli vs Juventus3-1
27/03/10AS Roma vs Internazionale---
27/03/10Palermo vs Bologna---
28/03/10Chievo Verona vs Parma---
28/03/10Fiorentina vs Udinese---
28/03/10Juventus vs Atalanta---
28/03/10Livorno vs Bari---
28/03/10Napoli vs Catania---
28/03/10Sampdoria vs Cagliari---
28/03/10Siena vs Genoa---
28/03/10AC Milan vs Lazio---

Milan Beli Defender 34 Tahun

0

MILAN - AC Milan resmi mendapat senjata baru di lini belakang yakni bek Mario Yepes dari Chievo Verona. Yepes dikontrak selama dua tahun dan ia akan mulai bermain pada bulan Juni mendatang.

Yepes bermain gemilang musim ini bersama Chievo. Beberapa klub telah membidiknya karena kontraknya yang akan habis di akhir musim. Namun, "I Rossoneri" berhasil mendapatkannya lebih dulu karena mereka menawarkan gaji sebesar 1,6 juta euro (sekitar Rp 2,1 miliar) selama dua tahun kontraknya. 

Milan sebenarnya telah melakukan kesepakatan transfer beberapa hari yang lalu, namun baru hari ini Yepes dapat menandatangaini kontraknya. Pemain berusia 34 tahun itu sangat antusias dengan kesempatan bermain di Milan mengingat usianya yang sudah tidak muda lagi.

Yepes diharapkan mampu menutupi lubang Alessandro Nesta yang kerap bolak balik ke ruang perawatan.

Maldini: Milan Susah "Scudetto"

0
MILAN — Mantan Pelatih AC Milan, Cesare Maldini, menilai mantan klub asuhannya itu tak berpeluang besar meraih scudetto akhir musim ini. Pasalnya, sementara kompetitor konsisten mendulang poin, Milan malah kerap membuangnya. 

AC Milan cuma meraih satu poin dari dua laga terakhirnya di panggung Serie-A. Kini, mereka berada di posisi ketiga dengan 59 poin atau kalah empat angka dari Inter Milan di puncak klasemen.

Dengan delapan laga tersisa, Milan sebetulnya masih berpeluang juara. Namun, ambisi itu mendapat tantangan serius dari AS Roma, yang duduk di tempat kedua dengan 59 poin, atau hanya unggul selisih gol dari Milan. Konsistensi Inter juga merupakan faktor lain yang mengecilkan peluang juara Milan.

Soal konsistensi, Roma bisa dikatakan lebih baik. Mereka tak pernah kalah dalam 20 laga terakhir. Dalam rentang waktu yang sama, Milan malah sudah tiga kali kehilangan poin penuh. Padahal, menurut Maldini, menjelang akhir musim seperti ini, satu poin bisa sangat menentukan.

"Perjalanan Milan bakal sulit. Namun, saya masih percaya. Dalam delapan pertandingan, selisih masih akan berubah. Kini, mereka membutuhkan keberuntungan untuk membalik keadaan," ujarnya.

"Inter memiliki sejumlah pemain top dan orang yang tepat yang mampu membawa mereka melewati pertandingan sulit, misalnya Wesley Sneijder, Diego Milito, dan Samuel Eto'o," tambahnya.

Usaha Milan mengubah nasib akan kembali mendapat adangan sulit. Akhir pekan ini, mereka akan menghadapi Lazio. Bila Milan bisa merebut tiga angka dari Lazio, peluang mereka akan membaik. Pasalnya, akhir pekan ini juga, AS Roma akan berduel dengan Inter. Kecuali Roma kalah, Milan cukup berpeluang menjangkau Inter.

Kamis, 25 Maret 2010

Milan Berharap pada Roma

0

MILAN - Akhir pekan ini AC Milan punya harapan besar untuk kembali merapatkan jarak dengan puncak klasemen. Asa tersebut menyembul dari laga AS Roma vs Inter Milan.

Dengan rekor tak terkalahkan sejak Oktober 2009 silam, Roma diharapkan bisa jadi batu sandungan buat Inter Milan. Kedua kesebelasan dijadwalkan akan saling berhadapan pada Minggu (28/3/2010) dinihari WIB.

Jika skenario kemenangan Roma tersebut benar terjadi, maka Milan bisa merapatkan kembali jarak dengan pucuk klasemen kembali ke selisih satu poin. Itu tentunya bisa terjadi jika Rossoneri memetik hasil maksimal atas Lazio di San Siro.

"Sesuatu akan terjadi di sana (laga Roma vs Inter), tapi kami harus fokus pada pertandingan kami sendiri dan sepakbola kami sendiri," ungkap Leonardo seperti dikutip dari Football Italia.

Roma lebih sedikit lebih diuntungkan untuk laga kontra Inter tersebut. Itu terkait jadwal tanding Inter di Liga Champions, di mana pada 31 Maret, tengah pekan depan, Javier Zanetti cs akan menjamu CSKA Moscow di babak perempatfinal.

"Kini kami punya level yang sama dengan Roma dan Anda bisa lihat kalau mereka dalam kondisi yang hebat. Mereka punya talenta dan peruntungan yang bagus terkait kondisi pemain yang sedang oke di saat bersamaan," tutup Leonardo.

Milan saat ini duduk di posisi tiga klasemen dengan tertinggal empat poin atas Inter. Kondisi tersebut terjadi menyusul kekalahan Rossoneri atas Parma dinihari tadi.

Leonardo: Milan Akan Bangkit

0
MILAN - Sempat punya peluang meraih puncak klasemen, AC Milan kini kembali menjauh dari Inter Milan. Di sisa kompetisi yang mendekati akhir, Leonardo masih yakin Rossoneri bakal bangkit.

Akhir pekan lalu Milan punya peluang mencuri puncak klasemen menyusul hasil imbang yang didapat Inter Milan atas Palermo. Namun Andrea Pirlo cs gagal memanfaatkan kans tersebut lantaran cuma bermain 1-1 atas Napoli.

Selisih satu poin dengan Nerazzurri beberapa jam lalu malah kembali melebar ke angka empat. Saat Inter menang besar atas Livorno, Milan justru bertekuk lutut di kandang Parma. Diavolo Rosso kini malah turun ke posisi tiga karena digusur AS Roma.

"Malam ini kami tampil buruk di babak pertama dan harus berjuang keras untuk keluar dari tekanan Parma. Bahkan saat menguasai bola kami tak tahu harus berbuat apa." sahut Leonardo usai pertandingan.

Meski kembali tertinggal, dan kini duduk di urutan tiga, Leonardo optimistis anak didiknya bisa keluar dari situasi sulit yang tengah dialami saat ini.

"Kami kini berada di posisi dua dengan jumlah poin yang sama dengan Roma, tertinggal empat poin atas Inter dan unggul 11 angka dari posisi empat. Itu menunjukkan kalau tim ini sudah melakukan sesuatu yang hebat."

"Kami melalui banyak periode sulit di musim ini dan saya pikir di tahun debut saya ini, saya sudah merasakan hampir semuanya. Tapi tim ini selalu bereaksi dengan cara yang tepat di waktu yang tepat," sambung pria Brasil itu.

Kebangkitan Milan bisa jadi sulit dilakukan akhir pekan ini, saat menjamu Lazio di San Siro. Selain masih ditinggal beberapa pemain yang cedera, Rossoneri juga bakal kehilangan Ronaldinho yang terkena akumulasi kartu kuning dan Pirlo yang dikartu merah dalam laga dinihari tadi.

"Tak ada gunanya memikirkan Lazio sekarang. Kami harus tetap tenang. Ini kekalahan kelima kami dalam 30 pertandingan dan kami telah meraih banyak hal penting."

"Kami punya tujuan yang ingin dicapai, masih ada delapan pertandingan tersisa dan kami akan menjalaninya satu demi satu," pungkas Leonardo di Football Italia.

Milan Ditundukkan Parma

0

MILAN - Alih-alih menempel Inter Milan di puncak klasemen, AC Milan justru bertekuk lutut 0-1 saat menyambangi Parma. Penderitaan Rossoneri bertambah menyusul kartu merah yang diterima Andrea Pirlo.

Di Stadion Stadio Ennio Tardini, Kamis (25/3/2010) dinihari WIB Milan layak menyesali kekalahan yang mereka derita. Mendominasi penguasaan bola, gawang Rossoneri jebol oleh Valeri Bojinov saat laga masuk menit 90.

Tak lama berselang penderitaan tim tamu justru bertambah setelah wasit memberi kartu merah langsung pada Pirlo. Sang pengadil mengusir Pirlo akibat keisengannya melanggar lawan dalam posisi tanpa bola.

Kekalahan ini membuat jarak Milan dengan Inter di posisi teratas kembali ke selisih empat poin, 56 berbanding 63. Pada laga lain di Giuseppe Meazza, Nerazzurri justru memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 atas Livorno.

Di klasemen sementara, posisi anak didik Leonardo kini turun ke urutan tiga setelah digusur AS Roma. Memetik kemenangan 2-0 atas Bologna, Francesco Totti cs kini meyamai perolehan poin Milan, namun lebih unggul dalam produktivitas.

Jalannya pertandingan 

Baru dua menit laga berjalan, Parma langsung mendapat peluang matang membuat gol. Tembakan keras Hernan Crespo dalam dalam kotak penalti membentur mistar gawang Cristian Abiatti.

Tekanan tuan rumah berlanjut melalui tandukan Alessandro Lucarelli yang melayang tipis di atas sasaran saat menyambut umpan diagonal dari sisi kiri.

Milan baru menciptakan kesempatan pertamanya di menit 18 melalui aksi akrobat Clarence Seedorf membelokkan umpan Ronaldinho. Namun peluang tersebut terbuang percuma karena sepakan Mathieu Flamini yang menusuk masuk dari sisi kanan masih melayang tinggi.

Tak lama berselang gelandang asal Prancis itu kembali mencoba peruntungannya melalui sepakan jarak jauh. Namun hasilnya tak berbeda karena si kulit bundar melayang tinggi di atas gawang Parma yang dikawal Antonio Mirante.

Selanjutnya Rossoneri tampil dominan dengan mendominasi penguasaan bola. Namun keunggulan tersebut tak bisa dilanjutkan dengan menciptakan peluang atau membuka keunggulan. Bahkan hingga turun minum tim tamu gagal mencatatkan shot on goal.

Di awal babak kedua Milan tampil lebih agresif. Beberapa kesempatan membuka keunggulan datang dari Ronaldinho dan Marco Borriello meski keduanya tetap gagal menjebol gawang tuan rumah.

Leonardo memasukkan Filippo Inzaghi dan menarik keluar Borriello di menit 65. Keputusan tersebut sepertinya akan tepat saat Si Kurus langsung membuat panik barisan belakang Parma saat dia dapat umpan terobosan dari Ronaldinho. Namun Super Pippo tak bisa berbuat banyak karena Antonio Mirante mengawalnya dengan sangat baik.

Demi memaksakan kemenangan, satu striker lain dimasukkan Leonardo. Menggantikan Genaro Gattuso, Jan-Klaas Huntelaar masuk ke dalam lapangan.

Namun gawang Milan justru kebobolan saat pertandingan masuk menit 90. Berusaha membuang bola, tendangan Abiatti yang tak terlalu kencang justru jatuh ke kaki pemain Parma. Tendangan keras Morrone melanjutkan skenario tersebut memang berhasil ditepis Abiatti.

Namun bola yang diblok kiper Italia itu tak beranjak jauh dari muka gawang. Hal mana membuat Bojinov dengan mudah menceploskannya bola ke dalam gawang dari jarak yang sangat dekat.

Beberapa menit berselang Pirlo mendapat kartu merah langsung dari wasit. Dia diusir akibat keisengannya melanggar lawan dalam posisi tanpa bola.

Susunan Pemain
Parma: Mirante; Zenoni, Paci, Zaccardo, Lucarelli; Valiani, Morrone, Galloppa; Jimenez (Antontelli 85); Crespo (Bojinov 74), Biabiany

Milan: Abbiati; Zambrotta (Abate 59), Thiago Silva, Favalli, Antonini; Gattuso (Huntelaar 74), Pirlo, Flamini; Seedorf, Ronaldinho; Borriello (Inzaghi 65)

Rabu, 24 Maret 2010

Balotelli Dibela Leonardo

0

Milan - Gara-gara muncul di televisi sambil memakai seragam AC Milan, Mario Balotelli dikecam tifosi Inter Milan. Tapi striker internasional Italia itu malah dibela bos Rossoneri, Leonardo.

Saat hubungannya dengan Jose Mourinho dan pihak Inter tengah memburuk, Balotelli malah memunculkan masalah lain. Striker berpaspor Italia keturunan Ghana itu muncul dalam sebuah program televisi sambil memakai seragam AC Milan.

Balotelli sendiri sepertinya tak tahu kalau aksinya memakai seragam Milan terekam kamera karena gambar tersebut memang diambil dengan diam-diam. Namun tetap saja pesepakbola 19 tahun itu dapat banyak kecaman dari Interisti dan bukan tak mungkin dikenai sanksi oleh Nerazzurri.

Namun Balotelli justru dapat pembelaan dari Leonardo. Karena peristiwa tersebut terjadi dalam sebuah program komedi, pelatih asal Brasil itu meminta publik tak menanggapi kejadian tersebut dengan serius.

"Saya belum menyaksikan acara televisi itu. Orang yang membuatnya mengarahkan kejadian itu pada saya. Saya tahu presenternya, Staffelli, saya yakin itu cuma gurauan dan kami tak melihat ada sesuatu yang penting dalam episode acara tersebut," sahut Leonardo di Football Italia.

Balotelli sebelumnya sempat mengaku kalau dia merupakan fans Diavolo Rosso sejak masih kecil. Ditambah kontroversi terkini yang baru saja dibuat, jalan keluar dari Giuseppe Meazza diyakini terbuka lebar buatnya di musim panan nanti, meski hingga kini pihak Inter belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait peristiwa tersebut.

Milan Sprint Mengejar Scudetto

0

Milan - Gelar juara Seri A menjadi satu-satunya trofi yang bisa dibawa pulang AC Milan musim ini. Atas dasar itulahDiavolo Rosso memastikan kalau mereka akan terus mengejar Scudetto dan berlari di sembilan laga tersisa.

Cuma satu poin yang menjadi jarak Rossoneri dengan Inter Milan di puncak klasemen. Dengan masih ada sembilan pertandingan tersisa, kans Andrea Pirlo cs untuk bisa naik ke puncak klasemen jelas terbuka lebar.

Kegagalan mlanjutkan kiprah di Liga Champions bisa menguntungkan karena Rossoneri kini hanya fokus ke Seri A. Padahal di sisi lain perhatian Nerazzurri masih harus terbagi ke Copa Italia dan Liga Champions.

"Masih ada sembilan pertandingan tersisa hingga akhir musim. Ada 27 poin yang bisa didapat dan itu semua akan menjadi pertandingan penting buat semua tim," sahut Leonardo diFootball Italia.

"Hingga kini tim ini sudah tampil dengan stabil dan sembilan pertandingan sisa itu akan menunjukkan apakah kami punya kesempatan untuk melakukan sprint untuk kali terakhir," lanjut pria asal Brasil itu.

Yang akan memberatkan Milan dalam upayanya mengejar Inter adalah cedera parah yang mendera banyak pemain mereka. Diawali Alessandro Nesta, David Beckham kemudian menyusul masuk ruang perawatan dan dipastikan absen hingga akhir musim. Yang terbaru adalah Alexandre Pato yang mengalami robek otot paha dan bisa absen hingga tiga pekan.

"Setiap tim mengalami beragam cedera dan mereka mengalami situasi yang sama dengan kami. Sepakbola di zaman ini mendatangkan banyak cedera karena padatnya jadwal, yang kesemuanya digelar berdekatan."

"Cedera-cedera tersebut tak selalu mudah dirawat. Kadang mereka datang di saat yang sangat tak diharapkan saat seorang pemain tengah dalam performa bagusnya," pungkas Leonardo.

Selasa, 23 Maret 2010

Kisah Balotelli Memakai Jersey Milan

0

Milan - Hubungan Mario Balotelli dengan Jose Mourinho dan Inter Milan bisa makin panas. Sang striker baru saja muncul di televisi memakaijersey AC Milan, lengkap dengan namanya terpampang di bagian punggung.

Balotelli terlihat memakai seragam Merah-Hitam milik AC Milan saat dia muncul dalam sebuah program komedi televisi bernama 'Striscia La Notizia', yang belakangan bisa disaksikan melaluiYoutube

Ditemui kru program tersebut di sebuah rumah makan, Balotelli awalnya terlihat kikuk saat sang pembawa acara memberinya seragam Milan. Yang membuat striker belia itu tambah kaget adalah nama dirinya tercantum di bagian belakang kostum plus nomor punggung 45, nomornya di Inter saat ini.

Awalnya pesepakbola Italia 19 tahun itu ogah-ogahan saat diminta memakai kostumRossoneri. Dia cuma melihat-lihat dan menempelkan seragam tersebut di bagian depan badannya.

Namun salah satu kamera 'Striscia La Notizia' merekam secara diam-diam aksi Balotelli dengan jersey pemberian itu. Yang terjadi kemudian dijamin membuat Interisti dan petinggiNerazzurri naik darah, soalnya mantan striker Lumezzane itu tertangkap basah memakai seragam seteru abadi Inter tersebut.

Rekaman tersebut dipastikan membuat hubungan Balotelli dengan Jose Mourinho semakin panas. Pesepakbola berdarah Ghana itu tengah "dibekukan" Mourinho setelah tidak disertakan di tiga laga terakhir Inter menyusul perseteruan yang terjadi antara mereka berdua.

"Kenapa saya tidak bermain? Tak ada gunanya bertanya pada saya, Anda harus bertanya pada mereka yang posisinya kebih tinggi. Saya tak tahu, mungkin pemain lain lebih hebat dibanding saya," sahut Balotelli seperti dikutip dari Football Italia.

Terkait AC Milan, Balotelli kabarnya merupakan fans Rossoneri saat masih kanak-kanak dulu. Media Italia bahkan mengabarkan kalau dia ikut bergembira saat Diavolo Rosso berhasil terus merapatkan jarak ke puncak klasemen.

Kabar kepergian Balotelli dari Inter Milan di musim panas nanti sangat mungkin akan jadi terlaksana. Sebelum menutup wawancaranya, Balotelli justru menyindir Mourinho terkait keberhasilan menundukkan Chelsea di Liga Champions. Saat banyak pihak menyanjung strategi tiga striker yang diterapkan pria Portugal itu, Balotelli malah melihat pemain yang punya kontribusi sangat besar.

"Kemenangan siapakah itu? Di Stamford Bridge adalah kemenangan sebuah tim, bukan Mourinho," tutup Balotelii. 

Pippo: Scudetto untuk Nesta dan Beckham

0
Milan - AC Milan gagal meraih puncak klasemen akhir pekan kemarin. Filippo Inzaghi meminta rekannya melupakan hasil mengecewakan tersebut dan terus memburu Scudetto demi Alessandro Nesta dan David Beckham.

Menyusul hasil imbang Inter Milan dengan Palermo, Milan berpeluang duduk di puncak klasemen andai bisa memetik hasil maksimal saat menjamu Napoli. Namun di kandangnya sendiri, Rossoneri justru harus bersusah payah terhindar dari kekalahan sebelum akhirnya memaksakan hasil imbang 1-1.

Kondisi tersebut membuat posisi Inter dan Milan masih terpaut satu poin di puncak klasemen. Meski kembali gagal memanfaatkan hasil buruk yang ditelan Nerazzurri, Inzaghi, pencetak gol Milan ke gawang Napoli, meminta rekannya untuk segera bangkit dan melupakan hasil laga terakhir tersebut.

"Itu sedikit mengecewakan mengingat hasil imbang adalah sesuatu yang normal, tapi (kekecewaan) itu harus menghilang secepatnya. Kami semua sadar apa artinya andai kami menang, tapi seluruh tim tampil maksimal saat menghadapi Napoli, yang juga membuat Inter kesulitan," sahut Pippo di Soccernet.

Dengan masih ada 11 pertandingan tersisa di Seri A, peluang Milan untuk menyusul Inter dan mendapat Scudetto terbuka sangat lebar. Striker gaek itupun bertekad meraih Scudetto-nya yang ketiga, yang bakal dipersembahkan buat dua rekannya yang tengah cedera, Nesta serta Beckham.

"Seluruh skuad sangat ingin menang dan melewati Inter di klasemen lalu mendedikasikan kemenangan tersebut buat David Beckham dan Alessandro Nesta."

"Bagaimanapun juga kami tetap puas dengan apa yang sudah dipertunjukkan skuad ini, kami memberikan segalanya dan fans di San Siro menyadari itu dan terus bersama kami di sepanjang laga. Jika kami terus bermain seperti itu, kami akan mendapat banyak keceriaan," sahut Pippo yang mengaku siap dimainkan menghadapi AC Parma dalam lanjutan Seri A, Rabu (24/3/2010) besok waktu setempat.

Jangan Terpeleset Lagi

0
Akhir pekan lalu Liga Italia menampakkan fenomena yang ganjil akibat hasil seri yang dipetik oleh dua tim teratas, Inter Milan dan AC Milan. Tengah pekan ini, mereka tak boleh terpeleset lagi.


Pada hari Sabtu (20/3/2010), Inter ditahan imbang 1-1 oleh Palermo, yang artinya membuka pintu buat Milan menyalip. Beruntung buat Inter, buntung buat Milan, sehari berselang, Rossoneri juga bermain seri, yakni dengan skor 1-1 melawan Napoli.

Kegagalan Milan mengatasi Napoli membuat mereka gagal menguasai puncak klasemen. Praktis, tim papan atas yang berhasil meraup angka penuh cuma AS Roma karena Giallorossimenumpas Udinese 4-2. 

Kombinasi hasil di atas membuat persaingan kian ramai. Apalagi, cuma tiga hari berselang, alias pada Rabu (24/3), ketiganya sudah harus terjun ke lapangan lagi untuk melakoni giornatake-30 Seri A.

Sang pemuncak klasemen Inter Milan bakal bermain di rumah dengan menjamu Livorno. Melihat kualitas lawan yang saat ini terbenam di dasar klasemen Seri A, meraup tiga angka seharusnya tidak jadi masalah buat Inter.

Inter tidak boleh terpeleset lagi, apalagi pasukan Jose Mourinho sudah hampa kemenangan di tiga pertandingan terakhir di mana selain ditahan Palermo, La Beneamata pernah ditahan Genoa 0-0 dan dibenamkan Catania 1-3.

Nah, di saat Inter masih mencoba untuk kembali ke jalur kemenangan, sebenarnya di situlah peluang Milan untuk menyeruak terbuka. Kegagalan saat melawan Napoli tidak boleh terulang kala mereka melawat ke markas Parma.

Meski Parma termasuk tim papan bawah (peringkat 13), Milan tak boleh memandang lawan sebelah mata. Kalau Inter saja tertahan di Ennio Tardini, bukan tidak mungkin Milan mengalami hal serupa.

Partai tandang juga harus dilakoni Roma yang menyambangi kandang Bologna. Meneruskan penampilan apik kala melipat Udinese, Giallorossi berupaya memperpanjang rekor 19 pertandingan tanpa terkalahkan yang mereka catat sampai saat ini.

Kombinasi maut Luca Toni dan Mirko Vucinic akan jadi andalan pasukan Claudio Ranieri untuk mengobrak-abrik pertahanan Bologna yang mereka kalahkan 2-1 saat bermain di Roma.

Mengingat lawan-lawan mereka yang di atas kertas sekelas di bawah, pelajaran utama buat ketiga tim itu sebenarnya cuma satu, jangan terpeleset! Dengan Seri A cuma menyisakan delapan pekan setelah ini, gagal memetik tiga angka --apalagi dari tim yang di bawah-- jelas tidak dapat dimaafkan.

Inzaghi Berharap Terus di Milan

0

Milan - Meski telah berusia 36 tahun, tampaknya gairah bersepakbola Filippo Inzaghi belum surut. Super Pippo berharap bisa terus bermain di AC Milan, meski ia memasang syarat.

Syarat yang diminta Pippo adalah ia minta waktu bermain lebih banyak. Musim ini, Inzaghi baru bermain sebagai starter tiga kali dan mencetak dua gol, terakhir ke gawang Napoli pekan lalu.

"Itu (jarangnya kesempatan main--red) adalah putusan pelatih. Dia yang memutuskan. Semua orang pasti marah kalau tidak bermain, tapi kemarahan saya tidak terkait putusan pelatih karena itu demi kebaikan Milan," kata Inzaghi di Football Italia.

"Kemarahan saya karena saya tidak dapat berbuat sesuatu buat tim. Saat Anda merasa sehat tapi tidak bisa menampilkannya di lapangan, Anda pasti menyesal untuk diri Anda sendiri dan tim," imbuhnya.

Kontrak Inzaghi akan berakhir sebentar lagi, tapi eks bomber Juventus itu berharap bisa memperpanjangnya. Namun bila kesempatan bermain tak banyak ia dapat, konon Inzaghi siap hijrah ke Parma.

"Saya punya dua kepastian, pertama saya ingin mengakhiri karir bersama Milan. Secara logis, saya ingin mematahkan rekor mencetak gol di kompetisi Eropa bersama Milan," kata Inzaghi.

"Lagipula, Milan adalah bagian dari diri saya," tuntas abang Simone Inzaghi itu.

Ronaldinho: Yang Penting Menempel Inter

0

MILAN - Gelandang AC Milan, Ronaldinho, tetap bersyukur meski timnya gagal meraih kemenangan atas Napoli. Milan setidaknya masih menguntit Inter Milan di puncak klasemen Serie A.

Milan sebetulnya berpeluang merebut pimpinan klasemen jika berhasil mengalahkan Napoli di San Siro, Minggu (21/3/2010). Namun, Napoli tidak mudah dikalahkan. Tim tamu bahkan unggul lebih dulu lewat gol Hugo Armando Campagnaro. "I Rossoneri" akhirnya menyamakan skor 1-1 melalui gol yang diciptakan Filippo Inzaghi pada menit ke-26. "Kami tahu, bermain lawan Napoli tak pernah mudah," kata Ronaldinho kepada Sky Sports.

Di babak kedua, "Il Diavolo Rosso" memiliki lebih banyak peluang mencetak gol. Namun, segala upaya mereka gagal oleh pertahanan rapat Napoli. Hasil seri 1-1 tetap disyukuri oleh Dinho karena Milan telah bermain baik sepanjang laga.
"Kami senang bisa terus (bermain ) seperti ini, setidaknya kami lebih dekat ke puncak klasemen. Kami menciptakan sejumlah peluang. Kami selalu berpikir positif dan kami masih melakukannya," tambah Ronaldinho, yang merayakan ulang tahun ke-30.

Hasil seri lawan Napoli tak mengubah posisi Milan di urutan kedua. Inter masih di urutan teratas dengan selisih satu angka di atas Milan.

Leonardo: Inter Tetap Favorit, Milan Bersaing

0
MILAN - Hasil seri 1-1 lawan Napoli tak mengecewakan Pelatih AC Milan, Leonardo. Menurutnya, Milan sudah membuktikan bahwa mereka masih bisa bersaing meskipun favorit juara masih dipegang Inter Milan. 

Hasil tersebut tak memengaruhi posisi Milan di tempat kedua klasemen sementara Serie A. Mereka terpaut satu angka di bawah Inter, sementara AS Roma menguntit di urutan ketiga. Ketiganya masih sama-sama berpeluang juara. 

"Saya rasa ini musim yang aneh. Sudah lama Inter konsisten di puncak. Milan mengejar dengan penuh perjuangan dan karakter hebat. Roma (juga) bergerak fantastis dan kini berusaha mempertahankan posisi di papan atas. Inter masih jadi favorit karena mereka masih di depan," kata Leonardo kepada Sky Sports.

Meski gagal menyalip Inter, Leonardo tetap puas terhadap penampilan timnya. Milan setidaknya bisa membuktikan tampil baik melawan tim sekuat Napoli.

"Ini merupakan kesempatan untuk membuktikan kemampuan kami, di mana kami telah menunjukkannya," kata Leonardo. "Kami menekan dan selalu mencari kemenangan, hampir terjadi. Untuk memenani scudetto, kami perlu melakukan banyak hal."

"Hari ini kami bermain seperti yang kami mau, kecuali 15 menit pertama. Di babak kedua, kami menekan untuk menang, tapi membuang sejumlah kesempatan," tambah sang allenatore.

Inzaghi Bahagia Bermain Lagi

0

MILAN - Penyerang AC Milan, Filippo Inzaghi, mengaku bahagia kembali masuk tim utama "I Rossoneri". Demi Milan, dia siap melakukan apa pun.
Dalam beberapa bulan terakhir, "Super Pippo" jarang dimainkan Leonardo. Pelatih asal Brasil itu lebih memilih Marco Borriello atau Klaas-Jan Huntelaar sebagai pendamping Ronaldinho dan Alexandre Pato dalam formasi tiga penyerang. Inzaghi bahkan kabarnya sudah siap hengkang akhir musim nanti.

Namun, semua kabar itu sirna setelah Inzaghi sukses mencetak gol ke gawang Napoli. Penyerang berusia 36 tahun itu mengaku bahagia mencetak gol sekaligus betah bersama Milan. "Aku akan melakukan apa pun demi seragam ini dan aku selalu mencoba untuk siap dimainkan," kata "Super Pippo" pada situs resmi Milan.

"Aku bahagia bermain reguler kembali. Aku mencoba memaksimalkan semua asissts dari rekan setim dengan segenap kemampuanku," tambahnya.

Dia juga mengatakan, "Aku puas karena secara fisik telah bugar. Sudah lama sekali aku tak bermain, meski begitu aku tetap merasakan kehangatan orang-orang di sekitarku. Spanduk yang dibentangkan fans untukku adalah bukti bahwa mereka menghormatiku."

Kini Inzaghi ingin fokus mengejar Inter Milan di puncak klasemen. Jika berhasil, ia ingin mendedikasikannya kepada dua rekannya yang sedang cedera parah, Alessandro Nesta dan David Beckham.

"Semua rekan setim ingin menang dan menyalip Inter. Kami ingin mendedikasikannya untuk Beckham dan Nesta," ungkap mantan pemain Juventus tersebut.

Pato Absen Tiga Pekan

0

MILAN - Striker AC Milan, Alexandre Pato, dikabarkan akan absen membela "I Rossoneri" hingga tiga pekan ke depan karena mengalami robekan pada otot paha kanannya. 

Cedera itu ia alami saat Milan ditahan imbang Napoli 1-1, Minggu (21/3/2010). Baru bermain 15 menit, Pato sudah harus keluar karena cederanya kambuh lagi.

"AC Milan mengumumkan bahwa test medis Pato menunjukkan ia mengalami robekan pada otot paha kanannya, tepat di persimpangan otot tendon. Dalam beberapa hari ke depan Pato akan mengalami beberapa tes lagi," demikian pernyataan resmi klub.

Ini adalah cedera kambuhan yang dialami Pato sejak awal tahun. Bulan lalu ia juga mengalami cedera di area paha saat melawan Atalanta.

Sejak Januari, striker Tim Nasional (Timnas) Brasil itu telah mengalami empat luka berbeda di daerah yang sama. Akibatnya, selama 2010 ini Pato baru tampil enam kali bersama rekan-rekannya. 

Kabar ini tentu merugikan AC Milan mengingat "I Rossoneri" sedang balapan dengan Inter Milan dan AS Roma di sisa sembilan pertandingan Serie-A.

Senin, 22 Maret 2010

Klasemen Liga Italia

0


Seri A
No.
KlubMMSKSGNilai
1.Inter29179354 - 2660
2.AC Milan29178448 - 2759
3.AS Roma29168552 - 3456
4.Palermo29138841 - 3547
5.Sampdoria29138836 - 3447
6.Juventus291361046 - 4145
7.Napoli291012736 - 3342
8.Genoa291261149 - 4942
9.Fiorentina291251239 - 3441
10.Cagliari291161246 - 4339
11.Bari291091034 - 3439
12.Chievo291061327 - 2936
13.Parma29991130 - 3936
14.Bologna29981232 - 3835
15.Catania297111133 - 3532
16.Udinese29871437 - 4531
17.Lazio296111224 - 3229
18.Atalanta29681526 - 3926
19.Siena29671632 - 5125
20.Livorno29661721 - 4424
Loading...